Pengikut

Sabtu, 26 Oktober 2024

Terkurung oleh Perban


 Terkurung oleh Perban

Karya. Asnati

Satu minggu lamanya, terikat di ranjang

 Kaki membengkak, langkahku terhalang

 Keseleo menusuk, nyeri tak tertahankan 

Hanya bisa memandang, dunia di luar sana

Dulu bebas berlari, mengejar mentari

 Kini terpenjara, dalam sunyi sepi

 Ingin sekali melangkah, meski hanya sejari 

Namun kaki ini lemah, tak berdaya lagi

Hari-hari berlalu, terasa begitu lambat 

Menunggu sembuh, sabar menjadi sahabat

 Doa kuucapkan, agar lekas pulih sehat 

Supaya bisa kembali, beraktivitas tanpa batas


Curup, Jumat, 25.10.2024


Salam Literasi

@asnati

Subuh di Ruang Periksa


Subuh di Ruang Periksa

Karya. Asnati

Dalam selimut embun, langkahku tergesa 

Menuju ruang putih, harapan membuncah 

Subuh menyingsing, hati mulai lega 

Berharap sembuh, penyakit segera sirnah

Dokter berjas putih, senyumnya menyapa 

Menenangkan jiwa, menghilangkan rasa gentar

 Stetoskop ditekan, denyut nadi diraba 

Diagnosis ditegakkan, obat pun segera keluar

Dalam sunyi ruangan, doa terucap 

lirih Mohon kesembuhan, agar bisa beraktifitas

 Dengan semangat baru, kuhadap masa kini 

Bersyukur atas nikmat, kesehatan yang berarti

Malam terasa panjang, tubuhku merintih

 Demam menggigil, batuk tak kunjung berhenti

 Langkah gontai menuju klinik, hati cemas 

Berharap dokter dapat meredakan derita


Curup, Kamis 24.10.2024


Salam Literasi

@asnati

 

Rabu, 23 Oktober 2024

Rabu Menanti Sembuh


 Rabu Menanti Sembuh

Karya. Asnati


Rabu datang lagi, wajahmu masih sayu

 Bayangan sakit membayangi hari-hari

 Namun semangatmu tetap menyala, tak redup 

Menanti keajaiban, sembuh dari derita

Setiap helaan napas, sebuah doa 

Agar tubuh lekas pulih, kembali sehat 

Bunga-bunga harapan menghiasi jiwa 

Menunggu mentari pagi, menghalau gelap

Sabarlah hati, waktu akan menyembuhkan

 Dengan kasih sayang, kita hadapi semua 

Rabu ini, langkah kecil menuju kemenangan 

Menyambut hari esok, yang lebih indah


Curuup. Rabu,23.10.2024


Salam literasi

@asnati

Selasa Untuk Bu Asnati


Selasa untuk Bu Asnati

Karya. Asnati


Hari Selasa tiba, mentari pun bersinar 

Namun langkahmu terhenti, hati pun pilu

 Lima hari sudah, kaki tak bisa melangkah 

Keseleo mengikatmu, terbaring lemah tak berdaya

Dulu kau lincah, berlari ke sana kemari 

Kini kau terkulai, menahan rasa sakit yang nyeri 

Namun semangatmu takkan pernah padam 

Doa selalu menyertai, semoga lekas sembuh

Sabarlah Bu, cobaan ini pasti berlalu 

Kesehatan akan kembali, langkahmu pun pasti tegap

 Kami semua mendoakanmu, agar lekas pulih 

Supaya bisa beraktivitas kembali, seperti sedia kala


Curup. Selasa. 22.102024


 

Senin, 21 Oktober 2024

Sabtu Ceria Guru Baru


Sabtu Ceria, Guru Baru

Karya. Asnati


Sabtu pagi, hari yang cerah

 Biasanya bersama Bu Asnati, belajar dan tertawa 

Namun hari ini, beliau tak bisa hadir 

Kaki keseleo, menahan sakit yang teramat pedih

Tak perlu khawatir, ada Bapak Iqbal Martha Dimas

 Guru hebat, mengganti peran Bu Asnati yang khas

 Dengan semangat baru, pelajaran tetap asyik 

Mempelajari hal-hal baru, membuat hati riang

Bapak Iqbal dengan ilmu yang luas 

Mengajarkan kami, dengan sabar dan tegas

 Pak  Martha dengan senyumannya yang manis 

Membuat suasana kelas menjadi ceria dan manis

Pak Dimas dengan eksperimen yang seru 

Membuat kami tak sabar, untuk selalu belajar

 Terima kasih guru-guru hebat, atas semua kasih sayang 

Semoga Bu Asnati lekas sembuh, agar bisa mengajar lagi


Curup.Sabtu. ,19.10.2024



Salam Literasi

@asnati


 

Senin Sepi Tanpa Bu Asnati


Senin Sepi Tanpa Bu Asnati

Karya. Siswa Bu Asnati Kls 4 A Th 2024/2025


Senin pagi, mentari menyapa 

Sekolah ramai, anak-anak tertawa

 Namun hatiku terasa hampa 

Bu Asnati tak ada, langkahnya terbata

Kaki keseleo, menahan sakit 

Tak bisa mengajar, hati pun gundah gulita 

Ingin sekali bertemu, mendengar suaranya

 Menjelaskan pelajaran, dengan penuh semangatnya

Kelas terasa sepi tanpa Bu Asnati 

Tak ada senyum hangat, hanya kerinduan hati 

Semoga lekas sembuh, Bu Agar kembali ceria, mengajar kami

Kita doakan bersama, agar Bu Asnati segera pulih 

Supaya Senin mendatang, kita bisa belajar lagi 

Dengan semangat baru, bersama guru tersayang 

Terima kasih Bu, atas semua kasih sayang

Curup. 21.10.2024


Senin Berganti Wajah

Karya. Asnati


Senin pagi, suasana berbeda 

Bu Asnati tak ada, hati terasa sesada 

Kaki keseleo, menahan sakitnya 

Bu Ika hadir, mengganti tugasnya

Kelas tetap ceria, walau berbeda wajah 

Bu Ika mengajar, dengan penuh ramah 

Pelajaran tetap berjalan, ilmu terus bertambah 

Meski rindu Bu Asnati, semangat tak pernah pudar

Terima kasih Bu Ika, atas pengganti Bu Asnati 

Mengajar kami dengan sabar dan hati 

Semoga Bu Asnati lekas sembuh, sehat kembali 

Agar bisa kembali bersama, belajar dan bernyanyi

Curup.21.10.2024


Salam Literasi

@asnati



 

Minggu Membiru

 


Minggu Membiru

Karya. Asnati


Minggu pagi, mentari menyapa 

Awan putih berarak perlahan 

Namun langkahku terhenti sejenak

 Kaki keseleo, tubuh terasa lelah

Ingin rasanya keluar rumah 

Menikmati suasana yang cerah 

Namun tubuh ini terkurung di kamar

 Hanya bisa memandang ke luar jendela

Terbayang teman-teman sedang beraktivitas

Sementara aku hanya bisa berbaring 

Rasa sedih mulai merayapi hati 

Kaki keseleo, sungguh menyakitkan

Namun di balik kesedihan ini 

Ada hikmah yang dapat kupetik Istirahat sejenak tak ada salahnya 

Agar tubuh kembali sehat dan bugar


Curup, 20.10.2024


Salam Literasi

@asnati


Memandang Jembatan Ampera

  Ampera dari Atas Perahu Karya. Asnati Di atas perahu, aku terombang-ambing  Menyusuri Sungai Musi yang tenang dan hening  Di kejauhan, Amp...